30 Des 2021

Bupati Imron Launching Gebyar Bersehati dan Pencanangan Kecamatan Layak Disabilitas

INDOMEDIANEWSC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan launching Gebyar Bersehati dan Pencanangan Kecamatan Layak Disabilitas di Kecamatan Gempol Kabupaten, Kamis (30/12/2021). 

Imron mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada jajaran Kecamatan Gempol yang sudah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. 

"Hari ini kita launching program Bersih, Sehat, Aman Tertib dan Indah (Bersehati) serta pencanangan khusus pelayanan bagi Disabilitas. Sehingga pelayanan tetap berjalan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya pelayanan yang sangat bagus ini mampu membantu masyarakat. 

"Masyarakat juga bisa membuat KTP langsung di Kecamatan Gempol, dan semua pelayanan yang ada di kecamatan dipermudah," kata Bupati Imron. 

Imron berharap, setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon bisa meniru Kecamatan Gempol dalam pelayanan kepada masyarakat. 

"Semoga kecamatan lain bisa meniru program yang ada di Kecamatan Gempol. Intinya mari bersama-sama membantu masyarakat dalam semua pelayanan. Sehingga masyarakat bisa terbantu," ucapnya. 

Sementara itu, Camat Gempol Kabupaten Cirebon, Imam Supriyadi mengatakan, diadakannya Gebyar Bersehati dan Pencanangan Kecamatan Layak Disabilitas bertujuan untuk memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di Kecamatan Gempol. 

"Kami ingin menjadikan Kecamatan Gempol menjadi gerakan pelayanan secara profesional dan kesadaran dalam pelayanan kepada masyarakat, " katanya. 

Selain kegiatan tersebut, Imam mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga memberikan beberapa bantuan kepada kuwu dan masyarakat. 

"Pak Bupati tadi memberikan KTP untuk penyandang disabilitas, alat dengar, bibit pohon serta gerobak sampah untuk para kuwu dan sembako kepada masyarakat," katanya. (Lisdis)

Bupati Imron-Wawali Eti Sepakat Jalin Kerjasama Kedua Wilayah

INDOMEDIANEWSC-  Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Wali Kota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati, dan pejabat dari kedua wilayah, berkumpul di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Pada Rabu (29/12/2021) malam, 

Dalam pertemuan tersebut, pemimpin kedua wilayah bersepakat kerjasama, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Imron mengatakan, Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kesamaan budaya menjadi salah satu ciri khas kedua daerah ini.

"Kedua daerah ini saling membutuhkan. Kalau diibaratkan rumah, Kota Cirebon itu sebagai etalase, tetapi isinya ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Imron mengatakan, jumlah orang yang berada di Kota Cirebon pada siang hari mencapai jutaan. Tetapi, pada malam hari hanya sekira 350 ribu. Jutaan orang tersebut merupakan warga Kabupaten Cirebon.

Maka dari itu, lanjut Imron, beberapa program bersama harus digulirkan. Salah satunya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah.

"Jangan sampai ada ego dari kedua wilayah. Harus juga ada kerjasama dengan daerah lainnya, seperti Kuningan, Indramayu, dan Majalengka," kata Eti.

Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengatakan, banyak potensi dari kedua wilayah ini yang harus terus digali. Hal ini berdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Eti menyebutkan, Kota Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan wilayah lainnya di Ciayumajakuning, salah satunya terkait pengembangan sektor pariwisata.

Kerjasama tersebut, lanjut Eti, sudah disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada tiga tahun lalu.

"Kerjasama ini sebenarnya tinggal realisasi, cuma terhenti akibat pandemi Covid-19. Dalam dua tahun terakhir ini merupakan masa tersulit," katanya.

Selain itu, orang nomor dua di Kota Cirebon ini berharap hari jadi Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon ini bisa satukan, sehingga menjadi agenda tahunan. "Sepertinya bakal menjadi agenda akbar," kata Eti. (Lisdis)

Pemdes Panambangan gelar santunan dan Vaksinasi " berharap pandemi berahir"

INDOMEDIANEWSC- Sebanyak 99 Anak Yatim memperoleh santunan dari Kuwu Desa Panambangan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.

Pemberian santunan tersebut diharapkan mampu memupuk kembangkan generasai muda yang mungkin memiliki sesuatu yang lebih dibanding dengan Anak-anak yang masih memiliki Orang tua lengkap.

Hal ini disampaikan Kuwu Panambangan, Dadang Sunandar, usai memberikan santunan sekaligus menggelar acara vaksinasi.

" menjadi tugas kita semua untuk memperhatikan Anak yatim, mereka adalah generasi muda yang membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak, diharapkan dengan adanya santunan yang walaupun mungkin nilainya tidak seberapa , bisa menjadi sesuatu yang berguna" tuturnya

Lebih lanjut Dadang, menjelaskan, bersamaan dengan pelaksanaan penyaluran santunan, pihak Desa pun menggelar acara vaksinasi.

" upaya kami dalam menanggulangi tarjadinya penyebaran pandemi terus dilakukan, salah satunya adalah Vaksinasi, Alkhamdulillah, hingga saat ini sudah hampir seluruhnya warga kami telah melakukan vaksin,semoga dengan cara ini kita semua kembali bisa menikmati hidup normal seperti sediakala, satu harapan kami sebagai pihak pemdes, dengan vaksin bukan berarti kita mengabaikan prokes, yang utama lagi tetap menjaga kebersihan dan kesehatan" jelasnya. (3a)

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon " dukung pembangunan TPAS Cipeujeuhkulon"

INDOMEDIANEWSC- Anggota DPRD Kabupaten Cirebon,  Nana Kencanawati, mendorong adanya Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPASa) di Desa Cipeujeuhkulon Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Krterangan yang disampaikan Nana, adanya lahan yang cukup luas di Kecamatan Lemahabang sangat memungkinkan untuk dibangun TPASa. 

"Kami akan komunikasikan dengan anggota dewan lainnya dan dinas terkait, mengenai TPASa di kecamatan tersebut," tuturnya, saat kunjungan di Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Rabu ,29/12/2021

Politisi Gerindra ini menjelaskan, ketersediaan lahan yang sangat memungkinkan untuk dijadikan TPASa perlu adanya peran seluruh pihak untuk mewujudkan, salah satunya Pemkab untuk menurunkan tim survey di lokasi tersebut.

 "Selama ini bila ada pembangunan TPASa, selalu menimbulkan gejolak di masyarakat. Sedangkan di kecamatan ini, lahan sudah ada dan besar kemungkinan masyarakat setuju. Karena, para kuwu se-Kecamatan Lemahabang menyetujuinya," jelas Nana.

Sementara itu, Ketua FKKC Kecamatan Lemahabang, H Eman Sudirman mengungkapkan, lahan yang sudah ada sangat disayangkan bila tak dimanfaatkan.

 "Setelah melakukan musyawarah dengan kuwu lain, setuju bila lahan tersebut dijadikan TPASa. Karena, kebaradaan TPASa akan bermanfaat bagi warga, meski ada juga dampak negatifnya," ungkapnya.

Kuwu Desa Wangkelang ini menambahkan, keprihatinan adanya gejolak di masyarakat mengenai pembangunan TPASa, membuat para kuwu tergerak untuk rencanakan membangun TPASa.

" jangan jadikan kemanfaatan bagi orang banyak dengan timbulnya persoalan, kalaupun memang ada kendala alangkah baiknya diselesaikan dengan cara Musyawarah, oleh karenanya kami sangat mendukung pembangunan TPA sampah secepatnya bisa terealisasi" jelas Eman (1c)

29 Des 2021

Pemkab Cirebon Berikan Penghargaan pada Perusahaan yang Sudah Salurkan CSR

INDOMEDIANEWSC- Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan penghargaan kepada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang selama ini sudah membantu pembangunan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan kepada masyarakat. 

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Selasa (28/12/2021). malam. 

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si dan unsur Forkopimda, para SKPD serta para  perusahaan yang berkontribusi di Kabupaten Cirebon melalui program CSR. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, CSR merupakan kontribusi kemitraan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Oleh karena itu, Imron minta agar CSR ini bisa mendayagunakan potensi yang ada serta memberi manfaat untuk kepentingan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi aktif dalam program CSR saya ucapkan banyak terima kasih. Saya juga  memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi tingginya karena program CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk pembangunan," katanya. 

Selain itu, kata Imron, pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, membutuhkan peran dan kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk dunia usaha. 

"Salah satu wujud kontribusinya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat serta memperhatikan aspek sosial pemberdayaan lingkungan sehingga itu menjadi kunci konsep pembangunan usaha yang berkelanjutan," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, saat ini banyak perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang melakukan kegiatan CSR yang berkelanjutan.

Imron mengajak pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon yang belum menyalurkan CSR segera menyalurkannya. Sebab, CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk kehidupan masyarakat Cirebon menuju mandiri dan sejahtera.

"Dengan kondisi anggaran pemerintah daerah yang sangat terbatas, serta menghadapi permasalahan di masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama. Sehingga, pemangku kebijakan dituntut untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya," ujarnya. 

Imron berharap, untuk proses pemerataan percepatan pembangunan daerah agar tidak terfokus pada satu lokasi saja. Sehingga, CSR ini diharapkan dapat menjangkau ke seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Perusahaan atau pelaku usaha tidak hanya membantu masyarakat yang berdomisili di perusahaan itu saja, tetapi bisa  membantu wilayah lain yang tidak ada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Sehingga masyarakat Kabupaten Cirebon bisa merasakan pembangunan daerah yang merata," pintanya. 

Menurut Imron, pada prinsipnya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini merupakan suatu upaya pemerintah daerah untuk menjalin hubungan yang baik dan memberikan penghargaan pada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang telah berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Semoga ke depan lebih banyak lagi perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kabupaten Criebon, " harapnnya. 

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Erry Ahmad Husaeri, SH MM mengatakan, tujuan diadakannya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memberikan program CSR-nya.

"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemitraan pembangunan di Kabupaten Cirebon antar pemerintah daerah dan swasta BUMN dan BUMD melalui CSR atau tanggung jawab sosial terhadap lingkungan serta tercapainya akselerasi dan penguatan program CSR melalui penguatan program yang ditawarkan pemerintah daerah," katanya. (Lisdis)

Bupati Imron: Pelaksana di BPR Astanajapura Diminta Lakukan Inovasi pada 2022

INDOMEDIANEESC.- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri Rapat Umum Pemilik Saham (RUPS) dan Rapat Bisnis Kerja 2022 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Astanajapura di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (27/12/2021).

Imron mengatakan,  pelaksana di BPR Astanajapura agar melakukan sejumlah inovasi pada 2022. Hal ini berkaitan dengan upaya peningkatan kepercayaan dari masyarakat Kabupaten Cirebon.

Menurut Imron, kalau masyarakat sudah mempercayai kinerja BPR Astanajapura ini, pendapatan yang akan diraih bisa lebih besar.

Tidak hanya itu, seluruh jajaran BPR Astanajapura diminta untuk meningkatkan kemampuan marketing dalam menggaet nasabah baru dan memperbaiki mutu pelayanan. 

Disamping itu, diharapkan agar RBB Tahun 2022 kredit tumbuh, rasio LDR naik, NPL turun dan laba target tercapai. Hal ini harus diawali oleh jajaran direksi dengan pengelolaan SDM yang tepat, jauh dari praktek nepotisme sesuai budaya good corporate governance.

Jajaran direksi juga harus memastikan agar unsur eksekutif dan kepala cabang mampu mempertahankan debitur prima, menindaklanjuti MoU yang sudah dikerjakan, dan meningkatkan kualitas kepala cabang sebagai fungsi marketing dan bisa melakukan strategi.

"Kita tidak bisa memaksa masyarakat untuk menjadi nasabah bank ini (BPR Astanajapura). Tetapi, di era kemajuan ini harus mengeluarkan cara terbaik yaitu dengan pola marketing yang baik," katanya.

Ketua Dewan Pengawas BPR Astanajapura Dedi Samanhudi, SE.,M.Si mengatakan, BPR Astanajapura yang semula berada di Kecamatan Astanajapura, akan berpindah ke wilayah tengah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Kecamatan Talun. "Mudah-mudahan akan terealisasi pada 2022," katanya.

BPR Astanajapura, kata Dedi, dipercaya mengelola dana para pemilik saham sebanyak Rp18 miliar hingga Desember. Sementara, untuk penyertaan modal yang diberikan sebanyak Rp 68 miliar. 

Dedi mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap BPR yang terus tumbuh ini, harus terus ditingkatkan, sebagai modal utama keberlangsungan BPR Astanajapura.

Rencana bisnis BPR Astanajapura pada 2022 yakni, peningkatan aset 8,3 persen, kredit disalurkan 13 persen, tabungan masyarakat 7 persen, deposito 6 persen, pendapatan naik 8 persen, laba 7 persen.

"Harapannya bisa meningkatkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya. (Lisdis)