4 Apr 2025

VIRAL.Guest house The5 " pasang tarif gila gilaan Yang tak sesuai dengan tempatnya"

INDOMEDIANEWS - Alek Pemudik  Dari Jakarta Asal Cirebon Salah satu Pimpinan redaksi media online, juga dari Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) organisasi Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kecewa Setelah Melihat keadaan penginapan yang dipesan melalui salah satu aplikasi   Agoda, Tidak sesuai yang di promosikan.
Kemis (3/afril/2025)


"Sebelum datang ke Cirebon kemaren saya memesan terlebih dahulu  penginapan dengan melalui Aplikasi Agoda dari Agoda di arahkan Ke Reddoorz dapatlah pilihan di sini  The 5 Guest house jl Rajawali timur kota Cirebon," ungkap Alek.

Di Aplikasi tersebut saya tertarik dengan penampilan gambar dan desain kamarnya sangatlah bagus terus di kasurnya juga ada desain layak sekali ala hotel, makanya saya tertarik dengan harga Rp 378.000. ( Tiga ratus tujuh puluh delapan ribu ) ,"tambah Alek.

"Tapi saat Saya kesini masuk saya kaget, karena Guest house ini menurut saya tidak setandar nya Guest house. apa lagi harganya tidak sesuai dengan tempatnya, ungka Allek

Karena Guest house ini seperti rumah yang di bentuk kos kosan terus bising dengan suara anak anak , tujuan kita kesini itu mencari tempat yang nyaman karena kalau hanya untuk tidur di rumah aja ," kata Alek.

Selain itu Alek mengatakan, nginep di Hotel tujuannya agar bisa istirahat dengan nyaman makanya kita nyari hotel atau penginapan.

"Harga Rp 378.000. merasa keberatan saya meminta di batalkan, tapi dari pihak pemilik menyarankan kancel melalui Aplikasi, cuman dari aplikasi tidak bisa untuk batalkan,"kata Allek


Lebih jauh ia mengatakan saya sudah sepuluh tahun setiap pulang ke Cirebon menggunakan jasa hotel , rata rata kenaikan harganya itu dari Rp.50.000 (  Lima puluh ribu rupiah ) hingga Rp. 100.000. ( seratus ribu rupiah ).plus ditambah harga biasa seperti hotel intan, kenaikan hanya 50 (lima puluh ribu) dari semua type kamar, karena saya tau sudah menggunakan hotel intan sudah Tiga tahun lebih.

Guest house The5 menurut saya Tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
di antaranya lokasi dalam perumahan yang diperuntukan untuk tempat tinggal, tapi di alih fungsikan jadi penginapan, kondisi seperti kos kosan, di peruntukan penginapan harian, dan sudah bekerja sama dengan aplikasi Agoda dan ReDoorz tapi tidak terpasang plangnya, seperti menghindari 
pajak.


Saya sudah tanyakan ke pemilik bahwa Guest house,  ini sudah bekerja sama dengan Reddoorz sedangkan Plang Reddoorz tidak ada tidak terpasang di sini.

Pemilik mengatakan karena tidak memenuhi syarat untuk terpasang plang Reddoorz jadi jika untuk memasang plang  Reddoorz itu harus ada ketentuan khusus ungkap miliknya saat di hubungi Via WhatsApp.

Guest house ini pada hari biasa harganya Rp.150.000, (seratus lima puluh ribu rupiah) 
saat wiken kenaikan 3x lipat. menjadi Rp378.000  Hotel aja pada umumnya kenaikan dari Rp 50 sampe 100 tidak lebih dari itu, 
kenaikan Harga ga wajar, di tambah  gambar di aplikasi tidak sesuai dengan kenyataan, ini pembohongan publik "tegas Alek.

Alek menegaskan dirinya akan mengambil sikap akan melakukan komplen ke aplikasi dan akan melayangkan surat somasi kepada Pihak Reddoorz," tutupnya. (Team/1f) 


0 $type={blogger}: