10 Sep 2026

Pemeriksaan TB Gratis " Menular tapi dapat disembuhkan"

INDOMEDIANEWS -TB /TBC = Tuberculosis merupakan Penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Masyarakat harus memahami, bahwa TB merupakan penyakit menular yang dapat diobati hingga sembuh.

TB Menular lewat udara. 
Kalau penderita TB batuk, bersin, atau berbicara, bakteri keluar jadi droplet kecil. 
Terhirup orang lain hingga  bisa menular 
Gejala Umum TB Paru yang paling sering
Batuk dalam jangka waktu lama , bisa berdahak atau berdarah.
Demam terjadi  terutama sore/malam hari .
Berkeringat malam sampai bisa membuat baju atau busana basah.
Berat badan turun drastis tanpa sebab.
Nafsu makan turun.
-Nyeri dada, sesak napas.

Kalau TB nya di organ lain = TB ekstra paru. Contoh: tulang, otak, kelenjar. Gejalanya sesuai organnya.

3. Cara pencegahan dan  Pengobatan:
1. Cek ke Puskesmas terdekat, Tes dahak, Rontgen, atau Tes Cepat Molekuler TCM
2. Obatnya gratis, Ada program dari Kemenkes. Namanya OAT = Obat Anti TB. Harus minum rutin 6-9 bulan sampai tuntas. Jangan putus , hingga bakterinya mati total.
3. Pencegahan
 - Tutup mulut pas batuk/bersin
 - Jemur kamar biar kena matahari
 - Ventilasi rumah dibuka
 - Vaksin BCG buat bayi.

Salah satu upaya yang diterapkan pemerintah guna mencegah terjadinya penularan TB dengan melibatkan beberapa Puskesmas yang mengadakan pemerikasaan secara langsung di seluruh Desa, guna mengetahui apakah ada warga atau Masyarakat yang terjangkit TB. 
Hal tersebut dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan, dalam hal ini Puskesmas Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Dalam keterangan yang disampaikan Kepala Puskesmas Lemahabang, Dr.Zaenal, kegiatan pemeriksaan TB dilaksanakan diseluruh Desa yang ada di Kecamatan Lemahabang secara bergilir.

"Pemeriksaan tersebut diadakan di desa masing-masing, dimana dalam satu ada 100 warga yang dilakukan pemeriksaan secara gratis, tujuannya agar bisa diketahui, apakah warga tersebut terkena penyakit TB, tertular atau hanya sebatas penyakit biasa, oleh karenanya dengan adanya penjaringan ini diharapkan mampu untuk melakukan pencegahan sekaligus pengobatan bagi warga yang terkena TB, selain melakukan pemeriksaan secara gratis, setiap warga yang telah diperiksa akan diberikan uang kadedeh sebesar Rp.30.000 plus satu nasi kotak, ini bertujuan agar warga mau memeriksakan kesehatannya, khususnya terkait TB, kami beritahukan kepada seluruh Masyarakat, TB itu merupakan penyakit yang dapat menular, tetapi dapat diobati hingga sembuh, dengan catatan segera lakukan pemeriksaan" tuturnya, Kamis, 10/09/2026.

Lebih lanjut Zaenal menuturkan, bahwa pemeriksaan inindilaksanakan secara bergilir.

"Untuk hari ini pemeriksaan dilakukan di 4 Desa, yaitu, Sindanglaut, Leuwidinding, Picungpugur dan desa Tuk karangsuwung, setelahnya akan dilakukan pemeriksaan di beberapa desa lainnya" pungkasnya.(1c

8 Sep 2026

Bumdes Munjul Berkah Raih Penghargaan Performa Terbaik "Berkat kerja keras dan keterbukaan"

INDOMEDIANEWS– Para peternak ayam broiler mitra Ciomas Japfa Group se-Wilayah Cirebon dan Jawa Barat 3 berkumpul dalam acara pertemuan yang digelar di Hotel Aston Cirebon.  

Mengusung tema "Strategi Biosecurity", produk yang pas dan Tata Kelola Bisnis Mitra yang Modern, acara ini menjadi wadah untuk berbagi ilmu dan strategi dalam meningkatkan produktivitas serta keuntungan usaha peternakan.

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Ciomas Japfa memberikan presentasi terkait cara beternak ayam yang baik, mulai dari strategi pemeliharaan, penerapan biosecurity, hingga manajemen menjaga kesehatan ternak agar hasil panen tetap optimal dan menguntungkan.

Salah satu sorotan dalam acara ini adalah pemberian apresiasi kepada *Bumdes Munjul Berkah* yang dinobatkan sebagai Bumdes peternak dengan performa terbaik di wilayah Cirebon dan Jawa Barat 3. Pencapaian ini dinilai berkat konsistensi Bumdes Munjul Berkah dalam menerapkan tata kelola kandang modern, disiplin biosecurity, dan manajemen pemeliharaan yang baik.

“Keberhasilan Bumdes Munjul Berkah bisa menjadi contoh bagi mitra lain. Dengan menerapkan strategi yang tepat, beternak ayam broiler tidak hanya sehat, tapi juga bisa memberikan keuntungan berkelanjutan,” ujar perwakilan Ciomas Japfa dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini, Ciomas Japfa Group berharap seluruh mitra dapat terus meningkatkan kualitas budidaya, memperkuat sistem biosecurity, dan membangun bisnis peternakan yang lebih modern serta berdaya saing.

Sementara itu, Direktur BUMdes Munjul Berkah, Iin Rusnaeni, menuturkan keberhasilan yang dicapai berkat kerjasama dan semangat seluruh Anggota atau pengurus BUMdes.

"Semua capaian dan penghargaan yang kami raih berkat kerjasama dan semangat yang tinggi seluruh pengurus BUMdes, tanpa adanya keseriusan dan keinginan untuk maju, mustahil capaian ini kami raih" tuturnya, Selasa, 08/09/2026.

Lebih lanjut Iin menjelaskan, bahwa selama kepengurusan BUMdes , pihaknya semata hanya ingin membangun dan mengembangkan segala potensi yang ada demi terwujudnya sebuah Badan Usaha Desa mumpuni dan berdaya saing.

"Kunci dari keberhasilan yang selama ini tercapai adalah adanya keinginan bersama untuk memajukan dengan mengedepankan keterbukaan informasi yang bisa diketahui oleh seluruh pihak, intinya kami tidak semata mencari kehidupan dari BUMdes, namun bagaimana caranya kehadiran BUMdes ini bisa menjadikan atau meningkatkan kesejahteraan Masyarakat melalui berbagai program yang telah kami laksanakan, dan dengan diraihnya penghargaan tersebut, tentunya akan memicu semangat kami untuk terus mampu berkarya dan mengembangkan BUMdes ke arah yang lebih baik lagi, kamipun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kinerja kami, baik Masyarakat, terlebih Pemerintahan Desa Munjul" pungkasnya.(1c)

Program bantuan beras " Dijual atau Dimakan ?"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Pemerintah pusat menggulirkan berbagai program bantuan sosial bagi Masyarakat kategori miskin.dari mulai BLT ( Bantuan Langsung Tunai ) Hingga ketahanan pangan berupa bantuan beras melalui program Bulog yang didistribusikan oleh pihak Pemerintahan desa kepada Masyarakat atau KPM (keluarga penerima manfaat)
Sayangnya bantuan tersebut tidak sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat yang masuk dalam kategori miskin.
Salah satunya adalah program ketahanan pangan berupa bantuan beras.
Tujuan penyaluran bantuan beras ini adalah agar Masyarakat kelas bawah tidak kesulitan untuk membeli atau memiliki beras.sayangnya, tidak semua beras bantuan tersebut dinikmati oleh para penerima, beberapa alasan mengapa beras tersebut tidak dinikmati secara langsung.
1. Alasan warga tidak mau menikmati atau menjadikannya sebagai salah satu makanan pokok, karena kualitas berasnya rendah, walaupun tertera beras premium, tetapi konon rasanya tidak enak dan baunya sedikit apek.
2. Karena terbentur kebutuhan lainnya, hingga beras bantuan tersebut terpaksa dijual kepada beberapa pengepul.

Hal ini tentunya bertolak belakang dengan fenomena yang terjadi selama bantuan tersebut diberikan, betapa tidak, disaat penyaluran beras dilaksanakan, Masyarakat rela antri sejak pagi di Kantor Desa atau tempat dimana beras tersebut disalurkan, bahkan tidak sedikit warga yang tidak menerima bantuan, melakukan protes kepada pihak penyalur.

Sangat disayangkan, disaat beras bantuan tersebut diterima, banyak diantara warga malah menjualnya kepada beberapa pengepul yang siap menampung beras warga dengan harga yang bervariasi, dari mulai Rp.90.000 per satu karung ( 10 kg ) sampai Rp.100.000 per satu karung ( 10 Kg)

Realita ini terjadi karena adanya dua alasan klasik, yaitu kualitas berasnya yang buruk dan warga lebih membutuhkan uang.

Dalam penyaluran bantuan beras kali ini, setiap KPM akan menerima bantuan sebanyak 3 karung beras ( 30 Kg ) karena banyaknya jumlah bantuan yang diterima, maka Masyarakat berkesimpulan untuk menjual 1 atau 2 karung beras kepada para pengepul.

Dari kesimpulan diatas, saling memanfaatkan terjadi dalam program bantuan beras tersebut.

1. Warga merasa akan lebih baik menjual beras karena kualitasnya kurang bagus, dan hasil penjualannya bisa untuk membeli lauk pauk atau hal lainnya.

2.pengepul bisa membantu warga dengan membeli beras dengan harga murah dan bisa menjualnya lagi jika ada yang membutuhkan, tentunya dengan harga sesuai kebutuhan.

3. Penyaluran beras melalui Puskesos di desa masing-masing, kerap kali memanfaatkan dengan dalih tanpa pungutan namun atas kesadaran warga sendiri memberikan dengan nilai sukarela ( relatif ) antara kisaran Rp.5000 sampai Rp .10.000 per KPM, walaupun ada juga warga atau Masyarakat yang tidak memberi.

Karena banyak pihak yang diuntungkan, maka program bantuan beras tetap berjalan, walaupun banyak dalih kualitasnya buruk.

Masyarakat diuntungkan karena menerima bantuan beras cuma-cuma, kalaupun harus merogoh kocek untuk sekedar ucapan terimakasih, tidak lebih dari Rp.10.000, setelah itu bisa dijual kepada para pengepul dengan harga relatif tinggi , selain itu, penyalur, dalam hal ini Puskesos bisa menerima uang tanda kasih dari warga penerima, dengan nilai tidak seberapa tetapi jika dikalikan bisa mencapai angka lumayan ( jika satu desa ada 1.000 kpm, kalikan Rp.5000 atau Rp.10.000 maka hasilnya sangat menggiurkan).

Dari kejadian tersebut, maka program bantuan beras tetap menguntungkan banyak pihak, terlepas dari mutu atau kualitas yang banyak dikeluhkan. Kita hanya bertanya, apakah program tersebut memang layak atau hanya dijadikan ajang bisnis, karena kualitas beras yang demikian hanya diberikan kepada Masyarakat miskin, sementara konon katanya kualitas beras di Indonesia sangat bagus, bahkan diminati banyak Negara, sementara beras bagi warga miskin kualitasnya sangat jauh dari harapan, apakah beras untuk si miskin ini benar-benar beras produk dalam Negeri, atau beras hasil barter dengan Negara lain, hingga program bantuan ini merupakan permainan bisnis yang sangat menggiurkan, dengan tetap mengedepankan dalih untuk membantu Masyarakat miskin.

Penulis hanya berharap, jika program tersebut hanya menguntungkan sebagian pihak, dan Masyarakat merasa beras yang diterimanya kualitasnya tidak sesuai harapan, maka alangkah baiknya program bantuan beras tersebut dihentikan dan dialihkan ke program pendidikan atau kesehatan.
Jangan sampai, dengan mengatasnamakan Masyarakat miskin, prilaku pungli atau korupsi terus abdi di Nusantara tercinta.mulailah belajar berantas pungli dan korupsi berawal dari diri sendiri.

7 Sep 2026

Sekdes Cipeujeuh kulon Purna Tugas " Kuwu Lantik Sekdes baru"

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan Desa, Cipeujeuh Kulon , Kecamatan Lemahabang,  Kabupaten Cirebon, mengadakan pelantikan dan pengambilan sumpah serta alih tugas jabatan perangkat desa setempat.

Ada yang unik sebelum perangkat desa menduduki jabatan yang diemban. Salah satunya, proses magang di balai desa. Hal ini bertujuan, untuk adaptasi terhadap kinerja. Setelah menjalani tahapan tersebut, kemudian  ditempatkan pada kesesuaian kemampuan guna menduduki jabatan yang ada di desa dan secara suprise atau kejutan, perangkat desa tersebut diumumkan saat acara berlangsung. 

Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur seperti, petani, lembaga dan perangkat desa, kader PKK, MUI desa, unsur Muspika setempat, berlangsung khidmat dan lancar. Bagi pihak desa yang diutamakan bagi perangkat desa yang baru, kinerja yang baik dan taat aturan.

Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon, H Lili Mashuri mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat. 

"Satu orang yang dilantik karena menggantikan perangkat lama (memasuki purna bakti) sedangkan lainnya alih tugas jabatan," tuturnya, Senin, 07/09/2026.

Wakil ketua FKKC Kabupaten Cirebon ini menjelaskan, dalam melaksanakan roda pemerintahan, khususnya pelayanan, tak lepas dari sinergitas perangkat juga lembaga desa, sehingga terlaksana dengan baik. Selain itu, dalam pembangunan peran serta masyarakat sangat diperlukan, agar sesuai rencana. 

"Pelayanan administrasi kependudukan menjadi tugas utama desa. Maka dengan adanya perangkat desa yang baru ini, diharapkan mampu memberikan pelayanan prima terhadap Masyarakat" jelasnya.

Dirinya  menambahkan,  perangkat desa yang baru agar lebih semangat dalam melaksanakan tugas dan terus belajar, agar tugas yang diembannya lebih maksimal. Selain itu, bersinergi dalam melaksanakan visi dan misi. 

"Jangan malu untuk bertanya, bila ada yang belum mengerti. Agar dalam melaksanakan tugas yang diemban, dapat terlaksana dengan baik, yang terpenting adalah mau belajar dan mau menjadi pelayan warga yang baik" tuturnya 

Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak, yang telah berpartisipasi dalam pembangunan. 

"Dengan adanya peran serta masyarakat dalam membangun dan menjaga kondusivitas, roda pemerintahan juga pembangunan desa dapat terlaksana sesuai rencana, kepada perangkat desa yang baru, selamat bertugas dan laksanakan tanggung jawab dengan sebaik mungkin, dan untuk perangkat yang sudah purna, terimakasih atas dedikasi yang diberikan selama berkarya di pemerintah desa Cipeujeuh kulon" pungkasnya.

Sementara itu,vKetua BPD setempat, Hasanudin mengungkapkan, berbagai proses telah dilakukan pihak desa dan selalu koordinasi juga komunikasi dengan BPD. 

"Alhamdulillah, secara aktif komunikasi terus dilaksanakan, agar menghasilkan perangkat desa yang handal dalam melayani masyarakat," ungkapnya.

Usai Acara, Camat Lemahabang , Yuyun Kusumawati mengucapkan selamat pada perangkat desa yang baru dilantik dan laksanakan tugas, dengan sebaik mungkin. 

"Jangan enggan untuk komunikasi dan koordinasi dengan pihak desa juga kecamatan, dalam melaksanakan tugas, seperti yang dituturkan pak Kuwu, jangan malu untuk bertanya dan terus belajar dengan berkomunikasi dengan beberapa senior atau perangkat yang sudah lama bertugas, intinya bekerjalah sesuai tupoksi yang diemban, dan laksanakan tugas juga tanggung jawab sebaik mungkin" jelasnya. (1c)

5 Sep 2026

Sedong Festival " unggulan wisata Cirebon timur"

INDOMEDIANEWS - Ribuan warga Masyarakat Sedong, Kabupaten Cirebon memadati sepanjang jalan Raya Sedong, pada Sabtu,05/09/2026.
Hampir sepanjang jalan, Masyarakat dari berbagai kalangan berduyun duyun menyaksikan kiran budaya Sedong tourism Festival Sedong 2026.
Dalam acara tersebut, dimeriahkan dengan berbagai acara yang menarik perhatian banyak kalangan, dari mulai Karnaval, pentas seni dan kreasi hingga pembagian cinderamata bagi lansia dan yatim piyatu.
Acara yang dipusatkan dihalaman kantor kecamatan Sedong tersebut dipenuhi oleh Masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan acara Sedong Tourism 2026.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Cirebon, Unsur forkopimcam, Pemerintahan Desa, unsur pendidikan dari tingkat paud hingga perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya,Bupati Cirebon, Imron, sangat mengapresiasi acara yang dilaksanakan seluruh Masyarakat Kecamatan Sedong.

"Ini merupakan sesuatu yang sangat istimewa, karena di Sedong ini bukan saja mampu menampilkan berbagai seni dan kreasi, tetapi antusias seluruh Masyarakat Sedong sangat terlihat jelas hampir sepanjang jalan selama pelaksanaan karnaval , bahkan mampu membuat jalanan macet hingga beberapa kilo meter, yang lebih membanggakan lagi, di Sedong ini banyak sekali para pelaku seni, termasuk adanya beberapa tempat wisata yang patut untuk dikunjungi dan menjadi sesuatu yang membanggakan bagi seluruh Masyarakat Kabupaten Cirebon" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Sedong, Akhmad Sifaa.

"Kami atas nama jajaran forkopimcam dan seluruh pemerintahan desa juga Masyarakat Sedong, menghaturkan terimakasih atas kehadiran Bupati dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Cirebon dalam acara Sedong Tourism 2026, ini menunjukan adanya dukungan dan perhatian Pemkab Cirebon terhadap perkembangan daerah atau Masyarakat Cirebon timur, semoga dengan adanya perhatian dari pihak Pemkab, Keberadaan Sedong semakin dikenal oleh berbagai kalangan, karena selain di Sedong ini banyak terdapat pelaku seni, juga ada 10 tempat wisata yang memang sangat layak untuk dikunjungi, selain itu dengan adanya acara tersebut, diharapkan Sedong akan lebih maju dan berkembang" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKKC kecamatan Sedong, Agus Syamsah, mengharapkan kedepannya akan banyak acara yang mempu menjadikan Sedong lebih bersinar.

"Kebanggaan bagi kami Masyarakat Sedong, karena mampu menggelar acara yang sangat membanggakan, ini suatu bukti,bahwa sedong penuh dengan potensi, dari mulai kreasi seni hingga wisata alam, semuanya ada di Sedong, semoga kedepannya, Sedong akan lebih berkembang dan dikenal banyak kalangan, hingga wisata yang ada di Sedong mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menikmati wisata yang ada di Sedong"'tuturnya (1c)

Malam Puncak Peringatan HUT RI ke 81 "Bersatu itu indah"

INDOMEDIANEWS -Dengan tema bersatu itu indah, Warga Kibuyut, Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar malam puncak peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Acara yang dimeriahkan dengan menampilkan Grup Band dan tampilan seni kreasi, mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh warga yang hadir dalam perhelatan tersebut.
Hadir pula dalam acara malam puncak peringatan HUT RI, Kuwu Lemahabang Kulon Rudiana. Dalam sambutannya, Rudiana sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh warga Gang Ki Buyut dengan berbagai tampilan seni dan kreasi Anak Bangsa.

"Kami sangat bangga dan apresiasi kepada seluruh warga Ki Buyut, hususnya panitia pelaksana yang telah berusaha maksimal untuk menampilkan berbagai kreasi dengan melibatkan berbagai usia, dari mulai anak-anak hingga kaum ibu, semuanya berani tampil ke atas pentas dengan berbagai kreasi yang begitu memukau, ini menandakan bahwa warga Ki buyut sangat guyub dan semangat dalam memeriahkan Peringatan HUT RI ke 81, semoga kegiatan positif ini terus lestari dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan, sesuai tema yaitu Bersatu itu indah"tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang warga Ki Buyut, Toni.

"Kami bangga menjadi bagian dari warga Kibuyut, selama ini kekompakan dan kebersamaan tetap terpelihara dengan baik, terutama anak-anak mudanya, mereka penuh semangat untuk mewujudkan acara malam puncak peringatan HUT RI Tahun ini, semoga kebersamaan tetap terjaga selamanya, dan generasi mudanya tetap berkiprah dalam berbagai hal yang positif" jelasnya.(1c)