1 Jun 2026

Silaturahmi Penyiar radio Era 90 " Jalin persatuan dan kesatuan"

INDOMEDIANEWS -Yayasan pandawa Garuda kencana, menggelar acara silaturahmi temu kangen tiga pilar, yang dilaksanakan dikediaman ketua Yayasan, H.Rodjichi, pada Senin,01/06/2026.
Acara yang dihadiri para tokoh dan beberapa mantan penyiar radio era sembilan puluhan berjalan dengan penuh ceria dan canda.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pandawa Garuda Kencana, Rodjichi menuturkan peran serta dan keberadaan Yayasan yang bergerak dibidang sosial.

"Yayasan Pandawa Garuda Kencana didirikan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan jiwa sosial kepedulian akan sesama, Alkhamdulillah, yayasan yang kami dirikan telah berkiprah diberbagai momen sosial, salah satunya adalah penyaluran dan penyembelihan hewan qurban dibeberapa titik yang telah ditentukan, diharapkan dengan hadirnya yayasan kami ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara, rasa persatuan dan kesatuan kita akan semakin kuat terpatri dalam jiwa seluruh anak Bangsa" tuturnya 

Lebih lanjut Rodjichi menuturkan, dalam pelaksanaan silaturahmi dan temu kangen dengan beberapa mantan penyiar di era sembilan puluhan, diharapkan rasa persaudaraan tetap terjalin dengan baik 

"Hari ini sengaja kami mengundang para mantan penyiar di era sembilan puluhan, selain untuk bersilaturahmi, tentunya saling bertukar cerita dan pengalaman setelah tidak lagi beraktifitas sebagai seorang penyiar radio, bahkan masih ada beberapa diantara kami yang masih berkiprah di dunia brodcest, ini menandakan bahwa darah penyiar itu tetap ada walau jaman telah berubah, kita ingat, dimasa itu para penyiar radio masih menggunakan pola manual, semisal menyetel musik masih menggunakan pita kaset, jadi betapa tidak mudahnya menjadi seorang penyiar radio dimasa itu, barulah setelah itu beralih sedikit ke era moderen, yang semula memakai kaset, mulai beralih ke VCD atau DVD, tidak berapa lama, akhirnya konsep moderenisasi mulai terasa, semuanya bisa diatur lewat media yang namanya komputer, setelah adanya komputer, kinerja seorang penyiar radio tidaklah terlalu sulit, betapa tidak, saat kami masih menggunakan pita kaset, saat mencari sebuah musik atau lagu tidaklah mudah, apalagi kalau lagunya ada ditengah-tengah, sementara saat menggunakan komputer, hanya tinggal klik dan lagu yang dipilih langsung keluar, itulah mungkin kenangan terindah yang tidak mungkin dapat kami lupakan, dan hari ini, kami semua disini saling bercerita tentang Lika liku selama menjadi penyiar radio, Alkhamdulillah, acara temu kangen ini dapat dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan dan keceriaan, semoga kita semua senantiasa menjaga silaturahmi dan tetap mengingat sejarah, bahwa dengan sejarah kita ada, dengan sejarah pula kita bisa bercermin dan menata kehidupan kearah yang lebih baik dan terus lebih baik , walau jaman telah berubah" pungkasnya.(1c)

30 Mei 2026

Idul Adha 2026 "SMKM Lemahabang berkurban 39 Kambing dan 1 sapi "Tauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

INDOMEDIANEWS -Dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintah Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ibrahim pasrah, Ismail rela. Di detik terakhir Allah ganti Ismail dengan domba. Maknanya: ketaatan tanpa syarat. Allah tidak mau pengorbanan darah/dagingnya, tapi "ketakwaanmu yang sampai kepada-Nya" QS. Al-Hajj:37
Bahkan makna Idul qurban sendiri diartikan
Berbagi & Kepedulian Sosial
Hewan kurban dibagi 3: 1/3 buat yang kurban & keluarga, 1/3 hadiah, 1/3 sedekah ke fakir miskin. Iduladha mengajarkan kita merasakan orang lain, mengurangi kesenjangan. Daging yang biasanya mahal, bisa dinikmati semua lapisan.

Yang berikutnya adalah makna Idul qurban berarti Pengorbanan & Keikhlasan
"Kurban" artinya mendekat. Kita "mengorbankan" harta, waktu, ego, hawa nafsu demi lebih dekat ke Allah dan sesama. Latihan buat lepas dari sifat pelit, egois, cinta dunia berlebih.

Kegiatan Idul qurban atau Hari Raya Idul Adha pun dilakukan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi disembelih sebagai wujud memakai idul kurban.
Dimana hasil dari kurban yang diperoleh dari para pendidik maupun siswa Muhammadiyah, dibagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang berhak untuk menerimanya.

Dalam keterangan yang disampaikan Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmy, menuturkan bahwa makna dari semuanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian akan sesama.

"Tujuannya selain mentauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, kami memberikan pengajaran bagi semua pihak, termasuk para siswa didik untuk mencintai dan peduli akan sesama, oleh karenanya, keluarga SMKM Lemahabang secara udunan dengan tekad keikhlasan, Alkhamdulillah menghasilkan sesuatu yang InsayaAllah bermanfaat bagi kalangan umum, berupa penyembelihan 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi, setelah dilakukan pemotongan yang dilaksanakan sejak malam hingga pagi, daging yang sudah dikemas kami bagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang memang berhak untuk menerimanya, semoga dengan pelaksanaan dan pengajaran untuk berkorban ini menjadi bekal bagi kita semua agar rasa kepedulian tetap tumbuh dalam jiwa kita" tuturnya, Sabtu,30/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, menuturkan harapannya dengan adanya pelaksanaan Idul qurban ini .

"Setiap tahun disaat Idul Adha, kami selalu melaksanakan penyembelihan qurban dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar dan mereka yang memang membutuhkan, atas nama keluarga Muhammadiyah, kami mengucapkan terimakasih atas peran serta semua pihak, termasuk para orang tua siswa dan siswa itu sendiri, semoga dengan kita mentauladani sosok Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita tidak segan dan takut untuk berkurban demi Agama dan anjuran yang telah ditetapkan, InsyaAllah, apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas ini akan mendapat pahala dan limpahan rijki berlipat dari Allah SWT" tuturnya ( 1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c

26 Mei 2026

Satlantas Polresta Cirebon gelar Operasi Kasat Mata di halaman Mako Polsek Lemahabang

INDOMEDIANEWS - Satuan unit lalulintas Polresta Cirebon menggelar operasi Etle ( kasat mata ) di halaman Mako Polsek lemahabang, Selasa,26/05/2026.
Operasi tersebut dititik beratkan bagi pelanggar kendaraan yang secara kasat mata tidak mematuhi peraturan lalulintas, diantaranya adalah pengendara kendaraan roda dua yang tidak memakai helm atau kendaraan yang menggunakan knalpot brong ( knalpot tidak setandar) 
Operasi tersebut dipimpin Kasubnit 1 Turjawali, Iptu Herucahyo.

Dalam keterangannya, Iptu Herucahyo menuturkan, bahwa operasi tersebut digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengendara roda dua untuk taat aturan  dan lebih mengutamakan keselamatan berlalulintas.

"Operasi kasat mata ini memang difokuskan bagi para pengendara roda dua yang tidak memakai helm saat berkendara, bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran kami lakukan penilangan elektrik, dalam pengertian mereka yang terkena tilang langsung bayar ke Bank yang sudah ditunjuk atau kejaksaan Cirebon, bagi mereka yang tidak melaksanakan pembayaran, maka berdampak pada pemblokiran STNK yang bersangkutan, jadi kami tidak melakukan penindakan penahanan Kendaraan atau hal lainnya, setelah dilakukan pemeriksaan , maka kendaraan yang bersangkutan boleh dibawa kembali dan kami hanya mengingatkan bagi pemilik kendaraan untuk segera membayar denda atau yang masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan tilang" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk operasi yang dilaksanakan dihalaman Mako Polsek lemahabang ada beberapa pengguna kendaraan yang terjaring dan terbukti melakukan kesalahan pelanggaran berlalulintas.

"Sebanyak 52 pengendara kendaraan roda dua yang terjaring dalam operasi kasat mata yang digelar satuan unit lalulintas Polresta Cirebon diwilayah Hukum Polsek Lemahabang, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar disaat menggunakan kendaraan roda dua hususnya, untuk senantiasa menggunakan Helm saat berkendara, hal tersebut selain sebagai salah satu aturan dalam berlalulintas, juga salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya korban berat manakala terjadi kecelakaan lalulintas, selain itu, gunakan knalpot sesuai standar dan jangan lupa disaat berkendara harus membawa kelengkapan surat surat kendaraan, seperti SIM maupun STNK" pungkasnya.

Diharapkan dengan digelarnya operasi kendaraan tersebut, bisa meningkatkan kesadaran para pengguna kendaraan untuk mentaati aturan lalulintas dan mengutamakan keselamatan. (1c)

25 Mei 2026

Kuwu Mertapadawetan berharap Masyarakat bersama menjaga kebersihan "PR Sampah belum maksimal"

INDOMEDIANEWS - Lagi dan lagi, persoalan Pemdes Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, yang hingga ini belum menghasilkan solusi yang terbaik adalah perihal permasalahan sampah.
Betapa tidak, setiap hampir dua bulan sekali Pemdes Mertapadawetan harus mengeluarkan anggaran untuk menyelesaikan persoalan sampah, hususnya untuk pembersihan dan pengangkutan sampah yang terpusat di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) desa setempat 
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Mertapadawetan, pihaknya harus menganggarkan biaya sampah yang tidak sedikit.

"Tiap dua bulan atau paling lambat tiga bulan sekali, kami harus menyiapkan anggaran untuk pengangkutan dan pembersihan sampah di TPS kisaran kurang lebih Rp.8.000.000, sebagai langkah yang kami siasati adalah anggaran tersebut kami gunakan dari PADesa" tutur Kuwu Munif, Senin,25/05/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Sampah ini menjadi persoalan yang memang sangat sulit dicari solusinya, dibutuhkan kesadaran dari semua pihak .

"Program kerja yang belum bisa kami laksanakan secara maksimal adalah terkait persoalan sampah, banyak kendala yang harus kami tangani husus masalah sampah, disamping belum ditemukannya lahan yang benar-benar cocok untuk dijadikan pengganti lahan TPS, juga terkendala adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat dan diberlakukan kepada seluruh Desa yang ada di Indonesia, jelas ini menjadi tantangan bagi kami untuk tetap menjalankan roda pemerintahan desa dengan keterbatasan anggaran, harapan kami kedepannya pemerintah baik pusat maupun daerah  mampu mengambil kebijakan yang benar-benar pro Desa, karena secara tidak langsung, desa adalah cerminan maju mundurnya sebuah pengembangan, baik itu perekonomian, pembangunan, kesejahteraan maupun hal lainnya" jelasnya.

Terkait persoalan sampah, Kuwu Munif mengharapkan adanya kesadaran bersama, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saling peduli demi terciptanya kondisi aman dan nyaman.

"Buanglah sampah pada tempatnya, dan jangan saling menyalahkan, karena kami terus berupaya agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik, harapan kami pun bagi warga Masyarakat dari luar desa mertapadawetan agar tidak membuang sampah di TPS yang ada di desa kami, bahkan kerap kali kami dibuat pusing, TPS yang berada tidak jauh dari terowongan kereta api tersebut sebetulnya sudah dibuatkan pagar, namun ada saja oknum yang masih nekat membuang sampah di TPS tersebut dengan cara membakar pagar pembatas yang terbuat dari bambu, ini menandakan adanya ketidakpedulian dengan kondisi lingkungan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi" pungkasnya. (1c)

23 Mei 2026

Greged Bersalawat " Bentuk kecintaan kepada Kanjeng Rosulallah SAW "

INDOMEDIANEWS - Ribuan Masyarakat dari Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, memadati halaman kantor Desa Nanggela, Kecamatan Greged, dalam rangka turut memeriahkan acara Greged Bersalawat Denga mengusung tema " Gema Salawat untuk Kecamatan Greged yang aman, religius dan harmonis.
Acara yang dihadiri Bupati Cirebon, Drs.H.Imron.M.Ag dan para tamu undangan dari berbagai unsur, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKB, Hasan Basori dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH.Azis Hakim dan beberapa tokoh Agama, Kemasyarakatan, Kepemudaan dan unsur terkait lainnya, termasuk didalamnya adalah Pemerintahan Desa Nanggela sebagai tuan rumah pelaksanaan Greged Bersalawat.
Acara keAgamaan tersebut diharapkan mampu menjaga Ukuwah Islamiayah dan ikatan silaturahmi yang erat tanpa adanya batasan.
Diiringi Irama Hadroh persembahan dari MWC NU Greged, acarapun diisi dengan dengan berbagai sambutan dan ceramah keAgamaan oleh Ust Ahmad Rojali dan ditutup Do'a oleh KH.Wawan Arwani Amin.

Dalam pemaparannya, Ketua Panitia Greged Bersalawat, Ust Asep Sohidin, menuturkan , bahwa acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdoa bersama agar Bangsa Indonesia tetap menjalin persatuan dan kesatuan ditengah kondisi politik global yang tidak menentu 

"Kita berdoa bersama, bermunajat kepada Allah, agar Bangsa Indonesia tetap aman, tentram dan sejahtera, melalui Salawat ini kita mengharap ridlo Allah agar apa yang menjadi harapan kita bisa ijabah, salah satunya adalah segera terselesaikannya kondisi politik global yang tengah terjadi saat ini, semoga dengan kita Bersalawat, Dunia yang kita duduki saat ini tetap terjaga dari berbagai persoalan yang akan merugikan kehidupan secara keseluruhan" tuturnya, Sabtu,23/05/2026.

Senada disampaikan Kuwu Nanggela, Mamat, yang sangat bersyukur dengan terealisasinya acara Greged Bersalawat.

"Kami atas nama pemerintahan desa sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan terselenggaranya acara Greged Bersalawat, semoga dengan acara ini, kehidupan kita akan semakin baik dari yang selama ini sudah baik, dengan kebersamaan yang terjalin antara pejabat pemerintah, Masyarakat dan para tokoh kemasyarakatan maupun tokoh keAgamaan, akan menjadikan tatanan kehidupan kita senantiasa mendapat ridlo dan petunjuk dari Allah SWT, terlepas dari itu, kami pun memohon maaf, jika dalam penyelenggaraan ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan yang disengaja maupun tidak, intinya mari kita budayakan dan kecintaan untuk terus bersalawat agar hidup semakin terarah, aman, religius dan harmonis sesuai tema yang diusung" jelasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, H.Imron, sangat menyambut baik diadakannya acara Greged Bersalawat.

"Salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan membiasakan bersalawat, semoga dengan kita Bersalawat, kita benar-benar menjadi ummatnya kanjeng Rosul dan menjadi pengikutnya hingga akhir jaman, selain itu, saya secara pribadi sangat bangga melihat antusias warga yang begitu semangat mengikuti acara Greged Bersalawat, semoga kita tetap menjadi bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan tetap mematri diri kita dengan memperkokoh ukuwah Islamiyah termasuk membina generasi muda dengan landasan keislaman dan ahlakkulkarimah" tuturnya. (1c)