6 Jun 2026

Kolaborasi Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya "Tingkatkan digital marketing"

INDOMEDIANEWS - Mahasiswa Poltek SCI ( Politeknik Siber Cendikia  international ) Panambangan, Sedong, Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan Pokdarwis dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia dan pemberdayaan marketing Digital.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya agar lebih banyak menarik minat pengunjung untuk berwisata disalah satu obyek wisata unggulan yang ada di kabupaten Cirebon bagian timur.
Dalam keterangan yang disampaikan ketua Pokdarwis Cikuya, Eman Suherman, menyambut baik adanya kolaborasi antara Mahasiswa Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya.

"Kami sangat merespon adanya kegiatan dan kolaborasi yang dimotori Mahasiswa Poltek SCI Panambangan dan Pokdarwis, diharapkan dengan adanya kolaborasi ini mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya, terlebih lagi di era digital, oleh karenanya tujuan kolaborasi ini salah satunya adalah meningkatkan pangsa pasar dan peningkatan marketing Digital termasuk didalamnya adalah meningkatkan sumber daya manusia yang tujuan utamanya adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan kerakyatan" tuturnya, Sabtu,06/06/2026.

Lebih lanjut Eman menjelaskan, dengan adanya peningkatan sumber daya manusia dan pemahaman marketing Digital, prospek kedepannya mampu menjadikan Cikuya sebagai wisata desa yang lebih pesat dan berkembang hingga mampu menjadikan salah satu wisata yang benar-benar dapat dibanggakan .

"Digitalisasi sangat diperlukan di Era saat ini, karena mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan jaman, semoga dengan adanya kolaborasi ini , kami pengelola dan pengurus wisata Cikuya lebih memahami pangsa pasar dan yang lebih utama lagi adalah bagaimana caranya agar pengunjung benar-benar tertarik untuk berwisata di Cikuya, tentunya dengan semakin banyaknya pengunjung yang berwisata ke Cikuya, secara tidak langsung akan mendongkrak perekonomian desa dan berdampak positif pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat sekitar, karenanya dengan berbasis kemasyarakatan, diharapkan banyak pihak yang turut mendukung berbagai program yang digalakan" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Narasumber  dari Poltek SCI, Merlinda, menjelaskan perlunya peningkatan SDM dan pemahaman tentang marketing Digital.

"Kami berkolaborasi dengan pengurus wisata Cikuya  atau Pokdarwis tujuannya adalah memberikan bimbingan dan pemahaman perlunya SDM yang memadai dan mendalami tentang marketing Digital, karena saat ini keberadaan digital memang sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk salah satunya adalah bagaimana caranya meningkatkan pariwisata dengan memanfaatkan kemajuan digital, yang salah satunya adalah memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dengan dibekali berbagai pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan fasilitas digital secara baik dan maksimal, tentunya harapan kami dengan adanya kolaborasi ini, kami bisa menurunkan ilmu yang dimiliki kepada pengelola atau Pokdarwis agar mampu meningkatkan keberadaan Wisata Cikuya yang berdampak pada pengembangan baik secara ekonomi maupun hal lainnya" jelasnya. (1c)

5 Jun 2026

Tertangkapnya petinggi BGN "Harapan baru penegakan Hukum"

Penulis :R.Agus Syaefuddin

Tertangkapnya pucuk pimpinan tertinggi Badan Gizi Nasional, menandakan prilakuk korupsi sulit untuk diberantas.
Kegagalan pengelolaan program makan bergizi gratis ( MBG ) sebenarnya sudah lama terjadi, dari mulai menu yang tidak sesuai dengan anggaran, pengelolaan Dapur MBG yang tidak memenuhi standar hingga banyaknya dugaan permainan harga terhadap produsen atau mitra yang dijadikan ajang bisnis 
Beruntung, walaupun terkesan terlambat, akhirnya kecurangan yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri atau golongan akhirnya terkuak juga.
Kini Masyarakat berharap, dengan adanya pergantian kepengurusan BGN yang baru, program yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi anak Bangsa bisa tercapai dengan baik sesuai tujuan dilaksanakannya program Makan Bergizi Gratis.
Terlepas dari ditangkapnya beberapa oknum petinggi BGN, kini kita mengharap proses kasusnya tidak berhenti hanya sampai disitu, karena konsep Hukum harus ditegakkan dengan tegas dan jujur, dalam artian penerima maupun pemberi sama-sama melanggar Hukum.
Sudah saatnya pemerintah dan penegak Hukum bekerja keras untuk menguak tabir yang sangat merugikan Rakyat, penegak Hukum dan Pemerintah pun harus berani menindak para pelaku bisnis MBG atau Yayasan selaku pelaksana yang patut diduga melakukan kong kalingkong dengan para pihak demi meraup keuntungan lebih.
Jika memang diduga telah terjadi jual beli titik atau pendirian Dapur SPPG, maka langkah tegas dan tepat harus dilaksanakan dengan tidak melihat siapa pemilik yayasan atau siapa pemilik yang mengatasnamakan yayasan .

Berikut rincian anggaran untuk setiap yayasan atau mitra pengelola program MBG. 1 SPPG per hari, anggarannya ada 2 komponen utama dari BGN:

Insentif Fasilitas SPPG: Rp6.000.000/hari
Ini dana tetap yang diterima yayasan/mitra pengelola SPPG tiap hari operasional
Dipakai buat: sewa dapur, gudang, peralatan masak, listrik, air, gas, BBM distribusi, pembangunan IPAL, dll

Catatan: Diberikan berbasis ketersediaan layanan, bukan jumlah porsi. Artinya selama SPPG buka & siap melayani, dapat Rp6 juta.

2. Dana Bahan Baku + Operasional: Rp15.000/porsi
Ini dana variabel tergantung jumlah penerima manfaat yang dilayani SPPG itu. Rinciannya:
- Bahan baku: Rp8.000–10.000/porsi→ buat beli beras, lauk, sayur, buah
- Operasional: Rp3.000/porsi* → listrik, gas, air, BBM, insentif relawan

Contoh hitungan 1 SPPG per hari:
Misal SPPG A melayani 3.000 porsi/hari:
1. Insentif fasilitas: *Rp6.000.000*
2. Dana porsi: 3.000 x Rp15.000 = Rp45.000.000*
   Total masuk ke rekening SPPG: Rp51.000.000/hari*

intinya: *Rp6 juta/hari fixed + Rp15.000 x jumlah porsi.

Jika saja Manusia tidak memiliki sifat tamak, maka tidak perlu melakukan korupsi pun, para pengelola MBG sudah makmur secara finansial, sayangnya ketamakan menutup mata hati mereka, hingga anggaran yang sudah besar itu masih mencari titik lemah untuk mencari tambahan pemasukan.

Jika melihat dari besaran anggaran yang digulirkan pemerintah, maka tidak heran banyak pemilik uang yang terjun kedunia bisnis MBG.
Semoga pergantian kepengurusan BGN yang baru dan adanya ketegasan Pemerintah, Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar dapat berjalan sesuai harapan Masyarakat, dan tidak adalagi oknum yang bermain demi memperkaya diri sendiri atau golongan.

3 Jun 2026

Kepala BGN ditangkap Kejagung " Ada apa dengan MBG ? "

INDOMEDIANEWS - Hadirnya MBG ( makan bergizi gratis ) bertujuan untuk meningkatkan gizi anak Bangsa dari berbagai usia, hususnya para pelajar setingkat PAUD hingga SLTA .
Dari awal  kehadiran MBG kerap menuai polemik dan permasalahan yang terus terjadi namun seakan luput dari penanganan secara maksimal.
Hiruk pikuk MBG yang kerap terjadi diawal-awal kehadirannya adalah banyaknya para siswa didik yang keracunan.
Sejak itulah banyak Masyarakat yang menyuarakan agar keberadaan MBG lebih baik ditiadakan atau dibubarkan, karena kerap menimbulkan persoalan.
Nyatanya hingga saat ini keberadaan MBG tetap ada dengan berbagai permasalahannya, hingga pada akhirnya ditangkapnya eks Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Mungkin dengan ditangkapnya Kepala  BGN oleh Kejaksaan Agung, akan menguak semua permasalahan yang seolah terselimuti dan sulit untuk dilakukan tindakan.
Sebelum ditangkapnya Dadan Hendayana, banyak dugaan kesalahan administrasi yang dilakukan oleh oknum pengelola SPPG atau yang akrab didengar oleh Masyarakat awan dengan istilah Dapur MBG.
Berawal dari beredarnya isu jual beli titik pendirian SPPG hingga nilai menu yang disajikan sangat tidak sesuai dengan anggaran yang digelontorkan Pemerintah.
Bahkan banyak pula beredar kabar, bahwa tiap pengelola SPPG akan mengeruk keuntungan dari setiap produk yang didapat dari penyalur maupun yang sejenisnya.
Salah satu contohnya semisal harga per pic roti dihargai sebesar Rp 2.500,  namun pada kenyataannya produsen roti hanya menerima anggaran per pic nya sebesar Rp 1.500, maka pengelola SPPG akan menerima keuntungan sebesar Rp.1000 dalam setiap pic nya, maka berapa keuntungan yang diterima dalam setiap harinya, dan jika dikalikan dalam setiap bulannya berapa keuntungan yang akan diperoleh, itu baru satu produk.
Sementara anggaran yang diterima pengelola SPPG atau Yayasan yang bertindak sebagai atas nama pelaksana sangatlah tidak sedikit.
Hal inilah yang membuat peluang korupsi sangat terbuka, dan banyak pihak yang bermodal bermain di program MBG.
Kini Masyarakat berharap banyak, dengan terkuaknya dan tertangkapnya kepala  BGN oleh Kejaksaan Agung, akan membuka tabir yang selama ini seakan sulit untuk disentuh, walau persiapannya terlihat nyata 
Masyarakat hanya mengharapkan adanya keadilan yang benar-benar adil dan bukan berbisnis dibalik kata ADIL.
Program MBG bertujuan sangat mulia, jika dilakukan oleh mereka yang memiliki hati mulia, namun sayangnya, MBG seakan jadi ajang bisnis Korupsi yang seolah dilegalkan, hingga istilah Korupsi berjamaah sangatlah tepat jika dianugrahkan kepada para Oknum pengelola program MBG yang tidak bertanggungjawab dan semata meraup keuntungan dengan menghalalkan berbagai cara.(1c)

1 Jun 2026

Silaturahmi Penyiar radio Era 90 " Jalin persatuan dan kesatuan"

INDOMEDIANEWS -Yayasan pandawa Garuda kencana, menggelar acara silaturahmi temu kangen tiga pilar, yang dilaksanakan dikediaman ketua Yayasan, H.Rodjichi, pada Senin,01/06/2026.
Acara yang dihadiri para tokoh dan beberapa mantan penyiar radio era sembilan puluhan berjalan dengan penuh ceria dan canda.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pandawa Garuda Kencana, Rodjichi menuturkan peran serta dan keberadaan Yayasan yang bergerak dibidang sosial.

"Yayasan Pandawa Garuda Kencana didirikan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan jiwa sosial kepedulian akan sesama, Alkhamdulillah, yayasan yang kami dirikan telah berkiprah diberbagai momen sosial, salah satunya adalah penyaluran dan penyembelihan hewan qurban dibeberapa titik yang telah ditentukan, diharapkan dengan hadirnya yayasan kami ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara, rasa persatuan dan kesatuan kita akan semakin kuat terpatri dalam jiwa seluruh anak Bangsa" tuturnya 

Lebih lanjut Rodjichi menuturkan, dalam pelaksanaan silaturahmi dan temu kangen dengan beberapa mantan penyiar di era sembilan puluhan, diharapkan rasa persaudaraan tetap terjalin dengan baik 

"Hari ini sengaja kami mengundang para mantan penyiar di era sembilan puluhan, selain untuk bersilaturahmi, tentunya saling bertukar cerita dan pengalaman setelah tidak lagi beraktifitas sebagai seorang penyiar radio, bahkan masih ada beberapa diantara kami yang masih berkiprah di dunia brodcest, ini menandakan bahwa darah penyiar itu tetap ada walau jaman telah berubah, kita ingat, dimasa itu para penyiar radio masih menggunakan pola manual, semisal menyetel musik masih menggunakan pita kaset, jadi betapa tidak mudahnya menjadi seorang penyiar radio dimasa itu, barulah setelah itu beralih sedikit ke era moderen, yang semula memakai kaset, mulai beralih ke VCD atau DVD, tidak berapa lama, akhirnya konsep moderenisasi mulai terasa, semuanya bisa diatur lewat media yang namanya komputer, setelah adanya komputer, kinerja seorang penyiar radio tidaklah terlalu sulit, betapa tidak, saat kami masih menggunakan pita kaset, saat mencari sebuah musik atau lagu tidaklah mudah, apalagi kalau lagunya ada ditengah-tengah, sementara saat menggunakan komputer, hanya tinggal klik dan lagu yang dipilih langsung keluar, itulah mungkin kenangan terindah yang tidak mungkin dapat kami lupakan, dan hari ini, kami semua disini saling bercerita tentang Lika liku selama menjadi penyiar radio, Alkhamdulillah, acara temu kangen ini dapat dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan dan keceriaan, semoga kita semua senantiasa menjaga silaturahmi dan tetap mengingat sejarah, bahwa dengan sejarah kita ada, dengan sejarah pula kita bisa bercermin dan menata kehidupan kearah yang lebih baik dan terus lebih baik , walau jaman telah berubah" pungkasnya.(1c)

30 Mei 2026

Idul Adha 2026 "SMKM Lemahabang berkurban 39 Kambing dan 1 sapi "Tauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

INDOMEDIANEWS -Dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintah Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ibrahim pasrah, Ismail rela. Di detik terakhir Allah ganti Ismail dengan domba. Maknanya: ketaatan tanpa syarat. Allah tidak mau pengorbanan darah/dagingnya, tapi "ketakwaanmu yang sampai kepada-Nya" QS. Al-Hajj:37
Bahkan makna Idul qurban sendiri diartikan
Berbagi & Kepedulian Sosial
Hewan kurban dibagi 3: 1/3 buat yang kurban & keluarga, 1/3 hadiah, 1/3 sedekah ke fakir miskin. Iduladha mengajarkan kita merasakan orang lain, mengurangi kesenjangan. Daging yang biasanya mahal, bisa dinikmati semua lapisan.

Yang berikutnya adalah makna Idul qurban berarti Pengorbanan & Keikhlasan
"Kurban" artinya mendekat. Kita "mengorbankan" harta, waktu, ego, hawa nafsu demi lebih dekat ke Allah dan sesama. Latihan buat lepas dari sifat pelit, egois, cinta dunia berlebih.

Kegiatan Idul qurban atau Hari Raya Idul Adha pun dilakukan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi disembelih sebagai wujud memakai idul kurban.
Dimana hasil dari kurban yang diperoleh dari para pendidik maupun siswa Muhammadiyah, dibagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang berhak untuk menerimanya.

Dalam keterangan yang disampaikan Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmy, menuturkan bahwa makna dari semuanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian akan sesama.

"Tujuannya selain mentauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, kami memberikan pengajaran bagi semua pihak, termasuk para siswa didik untuk mencintai dan peduli akan sesama, oleh karenanya, keluarga SMKM Lemahabang secara udunan dengan tekad keikhlasan, Alkhamdulillah menghasilkan sesuatu yang InsayaAllah bermanfaat bagi kalangan umum, berupa penyembelihan 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi, setelah dilakukan pemotongan yang dilaksanakan sejak malam hingga pagi, daging yang sudah dikemas kami bagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang memang berhak untuk menerimanya, semoga dengan pelaksanaan dan pengajaran untuk berkorban ini menjadi bekal bagi kita semua agar rasa kepedulian tetap tumbuh dalam jiwa kita" tuturnya, Sabtu,30/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, menuturkan harapannya dengan adanya pelaksanaan Idul qurban ini .

"Setiap tahun disaat Idul Adha, kami selalu melaksanakan penyembelihan qurban dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar dan mereka yang memang membutuhkan, atas nama keluarga Muhammadiyah, kami mengucapkan terimakasih atas peran serta semua pihak, termasuk para orang tua siswa dan siswa itu sendiri, semoga dengan kita mentauladani sosok Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita tidak segan dan takut untuk berkurban demi Agama dan anjuran yang telah ditetapkan, InsyaAllah, apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas ini akan mendapat pahala dan limpahan rijki berlipat dari Allah SWT" tuturnya ( 1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c